Pada Tahun 938 Saka 1016 M

Sbobet Mobile – Kerajaan mataram dharmawangsa mengalami pralayan, suatu serangan mendadak yang memusnahkan, di mana raja dharmawangsa berserta keluarga dan seluruh pejabat, pembesar istana tewas, seluruh kerajaan di bumi hanguskan bagaikan lautan api. Ketika terjadi serangan, di keraton sedang berlangsung pesta pernikahan putri darmawangsa dengan airlangga. Serangan mendadak itu di duga balatentara wura wari kerajaan iwaram.

Raja bawahan yang menberontak atau balas dendam dari kerajan sruwijaya yang memperalat raja wura wiri yang terdiam di sekitar kota tegal sekarang airlangga atau anak dari adik dharmawangsa yaitu udayana dari bali mahendradatta yang baru usia 16 tahun dan permaisurinya berhasil lolos dari mala petaka itu.

Di sertai patih narutama dan mengungsi – melarikan diri ke gunung hutan wonogiri. Dalam pengungsian nya airlangga hidup bersama dan menggembala diri nya di bawah asuhan berahmana. Pada tahun 1019 m atas desakan para pendera kaum siwa dan brahmana airlangga di nobatkan sebagai raja menggantikan kedudukan darmawangsa.

Ia bergelar sri airlangga anantawi kramo runggadewa. Airlangga naik takhta dengan tugas – tugas berat. Dengan sabar dan jernih payah nya airlangga berhasih membangun kembali kerajaan nya dari puing – puing kehancuran. Airlangga melangkah demi langkah mulai meluas kekuasan nya yang terbantang dari surabaya sampai pasuruan dengan ibukota wutan mas dengan cara merebut kembali yang dulu di kuasai darmawangsa dan berturut – turut mengalahkan raja bismaprhawala.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *