Cham Museum di Kota Da Nang, Vietnam

Sejarah Kerajaan Cham Ada di Museum Yang Satu ini

Tidak banyak destinasi wisata di Kota Da Nang, tetapi ada satu tempat yang wajib hukumnya untuk dikunjungi, Tempat apakah itu, Yuk simak cerita selanjutnya dari Agen Maxbet dibawah ini !!

Tempat tersebut adalah Cham Museum. Cham Museum merupakan museum yang menyimpan pengetahuan tentang peradaban Kerajaan Cham di Vietnam. Kerajaan Cham berpusat di My Son, salah satu tempat yang sekarang telah dinobatkan sebagai Cultural UNESCO World Heritage. Letaknya di sebelah barat daya Kota Da Nang dan sebelah barat laut Kota Hoi An Sebelum mengunjungi My Son, saya akan belajar dulu tentang peradaban kerajaan Hindu tertua di Vietnam ini. Cham Museum berada 2 km dari Son Han Bridge. Museum ini berada tepat di pojok jalan, di samping kanan kirinya jalan raya. Di depannya pun jalan raya. Tepatnya di Trung Nu Vuong St.
Di pojok perlimaan ujung Tran Phu St. Warnanya mencolok kuning marun, terlihat seperti bangunan asing. Tiket masuk seharga 30.000 VND. Sebagian besar koleksi patung yang ada di museum ini berasal dari Candi My Son, tempat sebagian besar bangunannya telah rusak akibat serangan bom yang dilancarkan Amerika Serikat sewaktu Perang Vietnam. Kerajaan Cham hampi menguasai seluruh wilayah di Vietnam, mulai dari utara hingga selatan. Pusat perkembangannya dimulai dari Vietnam Tengah, yaitu di kompleks My Son dan memperluas kekuasaannya ke utara dan ke selatan, juga sampai ke sebuah pulau di sebelah timur Vietnam, yang katanya sekarang pulaunya sudah tenggelam.

Alasan Kenapa Kerajaan Cham Memilih Vietnam Tengah menjadi Pusat Kekuatannya

Kenapa Kerajaan Cham memililih Vietnam Tengah sebagai pusat kekuasaan? Agen Maxbet akan memberikan alasannya sebagai berikut : karena Tidak lain karena tempat ini berada diantara pegunungan yang bisa melindungi mereka dari serangan musuh. Banyak mata air yang mengalir dari pegunungan yang bisa menghidupi mereka. Kerajaan Cham merupakan kerajaan Hindu terbesar di Vietnam dan sekarang situsnya hanya tersisa beberapa blok di My Son karena sebagian besar telah hancur akibat serangan bom Amerika.

Museum ini cukup besar, sebagian besar berisi patung atau arca-arca dari Kerajaan Cham. Sebagian lagi di lantai 2 berisi tentang diorama silsilah Kerajaan Cham. Model peralatan pertanian yang dipakai oleh suku Cham tempo dulu, alat musik yang digunakan untuk pagelaran kerajaan, pakaian tradisional, tarian tradisional kerajaan, dan bentuk upacara adat mereka digambarkan di sini
Museum ini kaya sejarah, tingkat kepopulerannya sama dengan War Remnant Museum di Ho Chi Minh City. Di dalam museum terdapat penjualan suvenir berupa kain bermotif, pakaian tradisional, dan juga blangkon khas Kerajaan Champa. Sebelum pintu keluar terdapat butik lukisan yang indah. Jika Anda penggemar seni pasti tertarik akan tempat ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *