Asal Mula Cerita Sejarah Dari Danau Limboto

http://988bet.in/ -Danau Limboto merupakan danau besar terletak di Kabupaten Gorontalo dengan luas mencapai 3.000 hektar dan merupakan muara dari 5 sungai besar, yakni Sungai Bone Bolango, Sungai AlO, Sungai Daenaa, Sungai Bionga, dan Sungai Molalahu. Pada era 1950-an, Danau Limboto memiliki kedalaman hingga 27 meter,namun,saat ini kedalamannya hanya 7-8 meter saja. Ini yang menjadikan Danau Limboto tidak seperti danau biasanya yang berbentuk seperti kolam alami.

Danau Limboto memiliki bentuk permukaan berlumpur. Meski demikian, di tengah-tengah danau ini, Anda dapat melihat berbagai flora air tawar yang tumbuh di permukaannya, seperti enceng gondok, gelagah,dan bunga teratai. Di danau ini, Anda dapat melakukan berbagai kegiatan, seperti memancing ataupun berperahu.

Pada suatu ketika, air laut surut, sehingga kawasan itu berubah menjadi daratan. Tak beberapa lama kemudian, kawasan itu berubah menjadi hamparan hutan yang sangat luas. Di beberapa tempat masih terlihat adanya air laut tergenang, dan di beberapa tempat yang lain muncul sejumlah mata air tawar, yang kemudian membentuk genangan air tawar. Salah satu di antara mata air tersebut mengeluarkan air yang sangat jernih dan sejuk. Mata air yang berada di tengah-tengah hutan dan jarang dijamah oleh manusia tersebut bernama Mata Air Tupalo. Tempat ini sering didatangi oleh tujuh bidadari bersaudara dari Kahyangan untuk mandi dan bermain sembur-semburan air.

Pada suatu hari, ketika ketujuh bidadari tersebut sedang asyik mandi dan bersendau gurau di sekitar mata air Tupalo tersebut, seorang pemuda tampan bernama Jilumoto melintas di tempat itu. Jilumotodalam bahasa setempat berarti seorang penduduk kahyangan berkunjung ke bumi dengan menjelma menjadi manusia. Melihat ketujuh bidadari tersebut, Jilumoto segera bersembunyi di balik sebuah pohon besar. Dari balik pohon itu, ia memerhatikan ketujuh bidadari yang sedang asyik mandi sampai matanya tidak berkedip sedikitpun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *